Selasa, 31 Januari 2012

IN THE WOMB (Ruang Perantara) | في الرحم

 

 
..January, 31 2012
 Bismillah....

 ..Sebelum berangkat kerja saya selalu dibelikan sarapan bersama istri saya, maklum kami masih tinggal di kos-kosan jadi untuk masak sendiri kami tidak sempat dan tempat yang belum memadai....kami berdua menikmati sarapan tersebut dengan lahap...Alhamdulillah masakan warung itu cukup membuat kami kenyang....setelah sarapan saya bersiap-siap berangkat kerja,dan seperti biasanya sebelum berangkat kerja saya selalu mencium kening istri saya (cipika-cipiki ; bhs gaul skr)...dan satu lagi yang saya tidak lupa adalah mencium anak saya meskipun masih dalam Kandungan ibunya dan membacakan-nya Salawat Nabi dan Doa-doa singkat....

....Pagi hari hujan mengguyur kota Surabaya,dikala aku sedang berangkat menuju kantor dengan mengendarai Sepeda Motor...jalan yang licin dan ramainya pengendara motor simpang-siur yang sedang berangkat kerja juga membuatku untuk berhati-hati dijalan...ditengah perjalanan dan ramainya pengendara motor terlintas dibenak saya mengingat tentang kehidupan Anak saya yang masih dalam Kandungan...Saya berfikir bahwa anak saya hidup bebas ber-ekspresi layaknya seorang Penguasa yang memilki Ruang sendiri yaitu Ruang Rahim atau Ruang Perantara untuk menuju Dunia....kita sadari semua umat manusia pernah hidup di Ruangan ini, meskipun kadang kita sudah lupa bawah tempat itulah kita di-Desain oleh-Nya,
dan Subhanallah......ada pengaruh Orang Tua  juga dalam menDesain...Doa dan Zikir yang kita Panjatkan setiap waktu adalah membantu perkembangan Anak dalam Kandungan didalam Ruang itu....itulah Ruang yang dimiliki seorang Ibu, itulah peran Besar seorang Ibu yang pernah membawa kita didalam Ruangan itu sampai akhirnya kita lahir ke dunia....Allah Maha Besar menciptakan Ruang yang sangat sempurna yang diperuntukkan untuk janin sampai menjadi bayi...bebas bergerak sesuka hati, menikmati makanan yang dimakan oleh Ibunya, bermain, belajar bahasa dan lain-lain yang kita tidak tahu (sumber ; http://www.detikhealth.com/read/2011/02/26/140710/1579987/1075/tujuh-keajaiban-janin).

....Ini lah Kuasa-Nya kita harus mensyukuri telah ditiupkan Ruh untuk bisa bernafas ke-Dunia, dan kita juga diberikan Otak untuk berpikir hidup di Dunia....itulah keterbatasan kita dalam berfikir tidak sesuka hati dan tidak melakukan tindakan sesuka hati, karena disetiap kita berfikir dan melangkah pasti kita iringi dengan Doa, karena petunjuk pasti datang dari-Nya...disinilah kita bisa lihat bahwa Dunia Rahim dan Dunia Nyata tidak jauh berbeda, kita punya batasan-batasan yang perlu dikontrol dalam melakukan Pemikiran dan Tindakan...karena kita selalu diawasi oleh-Nya...Insya Allah, Rahmat dan Keberkahan kita akan dapati dengan jalan Keikhlasan dan Kebaikan...amin


.....eka maulana | gresik, jawa timur......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar