Bismillah…
Hari Sabtu, 03-Maret-2012
Pukul 11.00, Dikantor Pikiran saya tidak tenang dan segera bergegas
pulang, dikabarkan bahwa istri saya sedang diRumah Sakit dikarenakan sebentar
lagi akan menyambut Kehidupan baru dengan menanti kelahiran anak kami yang
pertama.
Pukul 11.30, Saya sampai dirumah sakit, dapat kabar ternyata istri
saya harus dirawat nginap karena air ketubannya bocor, dan diberi obat
perangsang oleh dokter yang fungsinya mempercepat proses pembukaan.
Pukul 13.00, Alhamdulillah Istri saya sudah pembukaan 1, sejenak
saya istirahat terlebih dahulu, untuk menjalani hari yang panjang dan berjuang
bersama istri saya.
Pukul 16.00, Alhamdulillah Istri saya sudah bukaan 3, waktu itu
kami masih bisa ceria, bercanda dan bersenda gurau, Alhamdulillah kedaan
menjadi ramai ketika Mertua dan bibi saya dating ikut menghibur Istri saya
dengan canda dan tawa.
Pukul 18.00, Selepas Magrib istri saya sudah merasa sakit karena
kontraksi effect dari obat perangsang dan masuk ruang bersalin, tapi istri saya tetap
berjuang dan pantang menyerah dengan melakukan jalan-jalan kecil disekitar
rumah sakit untuk mempercepat pembukaan.
Pukul 19.00, Istri saya sudah tidak kuat jalan dan sakitnya makin
sakit, tapi saya terus memberi semangat karena inilah kenikmatan yang dimiliki
oleh para ibu ketika akan merasakan kelahiran seorang anak. Doa-doa kami
panjatkan, tahlil dan tahmid kita bacakan memohon segera diperlancar dan
dipermudah proses kelahiran anak kami.
Pukul 20.00, Istri saya makin kesakitan, dan benar-benar sudah
tidak tahan saat itu pembukaan sudah 8, dan sebentar lagi pembukaan 9.
Pukul 21.00, Para bidan menyiapkan
alat-alat persalinan, dan mertua saya harus menunggu diluar karena yang berhak
menemani adalah suaminya yaitu saya J,
Pukul 21.30, Kontraksi makin meningkat, istri makin sakit dan
sering kali berkata “tidak kuat pa..!! tidak kuat suster..!!”, saya harus
mendampingi dan memberi semangat, dengan memberi bisikan “ma…anakmu pintar dia
pingin keluar secepatnya menemui mamanya, inilah kenikmatan menyambut Kehidupan
Baru, I love u Ma.., u will be the strong..!!!”
Pukul 22.05, Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillah Wallahu
Akbar..Akhirnya lahirlah putra kami yang mungil dan lucu…Tangisannya membuat
kami merasa senang dan bahagia, Istri saya menangis bahagia melihat kelahiran
Putra kami..
2 Bulan berjalan setelah anak
kami lahir, Kami tersadar bahwa inilah yang namanya “Nugraha Sasmaya, Tanggel
jawab Kawuryan”, Anugerah yang Indah, Tanggung jawab Baru…...........
Putra kami adalah Anugerah yang
terindah, tapi kita harus ingat Putra kami adalah titipan-Nya, dan harus
menjadi Tanggung jawab Kami untuk mendidiknya sampai dia besar, dan melanjutkan
Amar Ma’Ruf Nahi Mungkar, itulah misi kami dan itulah tujuan kami membangun
Keluarga yang Sakinah, semoga Berkah disetiap Rezeki dan Usaha kami, semoga
Rahmat memdampingi pahala kebaikan kami..Aamiin Ya Rabba Alamin…..
May 04, 2012, Friday at 16:00, in
My Office..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar